on . Hits: 25

Agar etos kerja tetap bergelora dan pada position yang benar, perlu ada tagline/jargon yang senantiasa dikumandangkan.

Bekerja di peradilan agama memiliki dua aspek yang berkeseimbangan (equilibrium), antara aspek ukhrawi dan duniawi. Namanya peradilan agama tentu meniscayakan semua aktifitasnya sejalan dengan agama (baca Islam)

Etos kerja modern dihubungkan dengan aspek ukhrawi memiliki Panca As: kerja ikhlas, kerja nawas, kerja keras, kerja cerdas dan kerja tuntas.

Penjelasan singkatnya antara lain sebagai berikut:
1. Bahwa aspek ukhrawi etos kerja (baca budaya kerja) minimal menuntut dua etos kerja, yaitu kerja ikhlas dan kerja mawas. Kerja ikhlas secara simpel dapat dijelaskan, kerja murni semata-mata karena Allah, tanpa pamrih. "Sepi ing pamrih rame ing gawe". Puncaknya, tidak bangga bila dipuji dan tidak kecewa bila dikritisi. Wakafa billahi syahiida = cukup Allah swt sebagai saksi (al Fath :28). Sementara kerja mawas adalah kerja penuh kehati-hatian, jangan sampai menyalahi aturan, baik aturan agama maupun aturan negara. Menyimpangi hukum Allah dan rasul-Nya maupun hukum positif. Terjerumus dalam dosa dan berurusan dengan aparat penegak hukum, polisi, jaksa, KPK dan berujung di hotel prodeo.
2. Bahwa aspek dunyawiyahnya dlm membangun etos kerja harus ada semangat kerja keras, kerja cerdas dan kerja tuntas.Kerja keras maknanya mengerahkan semua energi yang dimiliki secara maksimal dan optimal; menggunakan waktu dan sumber daya se-efesien mungkin. Dengan ungkapan dlm filosofi ekonomi kapitalis, ” Dengan modal yang sekecil-kecilnya untuk memperoleh hasil yang sebesar-besarnya”. Atau "Bondho dengkul muleh mikul" (hanya modal otot memperoleh hasil yang besar). Bukan kerja yang santai, ala kadarnya dan asal-asalan. Kerja keras lebih menitik beratkan pengerahan tenaga/energi fisik/otot hard skill, berbeda dengan kerja cerdas yang lebih bernuansa pengerahan energi intelektual dan shoft skill. Kerja cerdas berwujud membuat strategi yang jitu, menejemen modern, nertwoking yang luas, melibatkan tehnologi yang paling mutakhir. Kalaborasi kerja keras dan kerja cerdas akan memperoleh hasil yang maksimal dan optimal. Kerja cerdas adalah kerja kreatif dan inovatif. Kerja dengan mengoptimalkan kemampuan otak kanan dan kiri. Nalar berfikir kritis dipadu dengan ketajaman naluri inovatif. Kemampuan memenej dan mensinergikan semua potensi sehingga terwujud networking yang kuat dan luas, menyerap tehnologi terkini (high tech) yang menghasilkan high efeciensy (penghematan) and fast growing (pertumbuhan yang cepat). Disamping kerja keras dan cerdas, tuntutan manajemen modern meniscayakan kerja tuntas. Tidak ada pekerjaan tersisa, terlupakan dan tertunda. Jangan menunda pekerjaan hari ini sampai besuk. Kalau bisa dipercepat kenapa diperlambat. Dalam SIPP ada tuntutan one day publish and one day minute.

Bila PA Trenggalek dikelola dengan etos kerja ikhlas, kerja mawas, keja keras, kerja cerdas dan kerja tuntas dapat dipastikan akan terus berkembang dan berjaya, memberi manfaat yang besar pada banyak orang dan menjadi baqiyatus sholihah (investasi jangka panjang) bagi para hakim dan pegawainya untuk dinikamati di alam akhirat kelak. Walla a’lam bishawab.

Add comment


Security code
Refresh

Hubungi Kami

Pengadilan Agama Trenggalek

Jl. Dr. Soetomo No. 21 Trenggalek

Kode Pos : 66311

Telp : 0355-791427

Fax : 0355-791427 

Email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. 

 

 

Tautan Aplikasi

Copyright © 2020 | Pengadilan Agama Trenggalek